Site Network: Home | Blogcrowds | Gecko and Fly | About

Pola Tidur Kacau Jantungan

Tidur yang sehat ternyata tak cukup hanya nyenyak, tetapi juga diperlukan "porsi" yang pas. Pasalnya terlalu banyak tidur atau sebaliknya, kurang tidur, beresiko menyebabkan gangguan jantung.

Kebutuhan tidur setiap orang memang berbeda-beda, namun secara umum orang dewasa membutuhkan tujuh sampai delapan jam tidur. Kehidupan modern yang cenderung mengutamakan pekerjaan kerap kali membuat pola biologis terganggu, yang paling sering adalah mengorbankan waktu tidur demi pekerjaan.

Kaitan antara kesehatan dan jam tidur ini diteliti lewat riset yang dilakukan oleh tim peneliti Universitas Warwick dan Universitas College London yang meneliti pola tidur dan angka kematian pada 10.308 penduduk sipil selama lebih dari dua dekade.

Ternyata, risiko mengalami gangguan jantung sama pada orang yang jam tidurnya berkurang dari tujuh jam menjadi lima jam, demikian pula pada orang yang tidurnya lebih dari tujuh jam. Perubahan ini rupanya tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga berpengaruh pada metabolisme tubuh.

Menurut tim peneliti dari Inggris tersebut, kekurangan tidur berpotensi meningkatkan risiko penyakit diabetes, hipertensi, dan kegemukan. Tak hanya itu, kurang tidur akan membuat seseorang kelelahan dan stres. Dalam keadaan stres, kerja jantung menjadi lebih cepat sehingga kecepatan sirkulasi darah ikut meningkat.

Walau demikian, bukan berarti orang yang tidur berlebihan lebih sehat. Karena dalam penelitian tersebut diketahui orang yang terbiasa tidur lebih dari delapan jam per hari juga beresiko meninggal lebih cepat. "Berlama-lama di tempat tidur bisa menjadi tanda depresi atau pada beberapa kasus kelelahan fisik akibat penyakit kanker," kata Francesco Cappuccio, salah seorang penelit

0 Comments:

Post a Comment